Scroll untuk baca artikel
NewsPoliceline Jatim

Imbas Banjir, 2 Warga Pasuruan Meninggal Dunia

Avatar photo
56
×

Imbas Banjir, 2 Warga Pasuruan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

Pasuruan- Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota dan Kabupaten Pasuruan Selasa (9/4/2024) pagi, bukan hanya merendam rumah dan fasilitas umum, namun hingga korban jiwa.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat, salah satu warga Dusun Duyo, Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan atas nama Anwar Sadad (40) meregang nyawa usai tersengat arus listrik di tengah banjir yang melanda di sekitar tempat tinggalnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi membenarkan hal tersebut. Mengenai kronologis kejadian pastinya, Sugeng menuturkan berdasarkan keterangan Camat Pohjentrek, korban sedang mengangkat beberapa perabotan rumah tangga di dalam rumahnya. Termasuk memindahkan ibu korban yang sudah renta.

Namun naas, ketika tengah mengevakuasi perabotan, tiba-tiba tersengat listrik. Petugas pun mengevakuasi korban sudah dalam kondisi tak bernyawa.

“Menurut keterangan Pak Camat, korban ini lagi angkat-angkat perabotan dan ibunya yang sepuh (tua). Gak tau kenapa tiba-tiba kesetrum, dan petugas ke sana sudah menemukan korban meninggal dunia tergeletak di bawah,” kata Sugeng melalui sambungan selulernya.

Atas kejadian tersebut, Pemkab Pasuruan ikut berbela sungkawa. Kini, sesuai arahan Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto, BPBD tengah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memberikan santunan kepada korban.

“Sesuai arahan Pj Bupati Pasuruan bahwa kami tengah berkoordinasi dengan Dinsos untuk bisa memberikan santunan kepada korban terdampak banjir yang meninggal dunia. Mudah-mudahan beliau Husnul Khotimah,” harapnya.

Di Kota Pasuruan, banjir juga membuat Mulyono (31), warga RT 01 RW 01 Kelurahan Rujakgadung, Kecamatan Gadingrejo harus kehilangan anak bungsunya, Muhammad Rafka.

Putranya yang masih berusia dua tahun meninggal dunia usai ditemukan terjatuh ke dalam genangan banjir dan terseret. Menurut keterangan Iqbal, salah seorang warga setempat, peristiwa terjadi pukul 05.30 WIB.

Saat itu korban berada di teras rumahnya. Lalu korban yang masih berusia 2 tahun itu diduga terjatuh ke dalam genangan banjir dan terseret banjir.

“Ketemunya di belakang rumah. Sempat di dalam air selama 15 menit,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

------