Scroll untuk baca artikel
Presisi

Hari ini, Ratusan Personel Polres Sumenep Latihan Pra Operasi Ketupat Semeru 2024

Avatar photo
91
×

Hari ini, Ratusan Personel Polres Sumenep Latihan Pra Operasi Ketupat Semeru 2024

Sebarkan artikel ini

SUMENEP – Polres Sumenep menggelar Latihan Pra Operasi Ketupat Semeru 2024 (Latpraops) menjelang libur mudik Lebaran 2024. Latpraops dilaksanakan di gedung Sanika Satyawada, Mapolres Sumenep, Selasa (2/4/2024).

Kegiatan Latpraops diikuti oleh sejumlah 172 personel dan instruktur dari masing-masing satuan tugas seperti Satlantas, Satreskrim, Satsamapta, hingga Intelijen Keamanan.

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso.,S.H.,S.I.K.,M.M mengatakan Latpraops dilakukan untuk menyamakan pola pikir dan pola tindak bagi personel Polri yang bertugas dalam giat operasi kepolisian terpusat Ketupat Semeru 2024.

Selain itu, kegiatan yang juga dihadiri oleh Kapolsek jajaran ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel Polri, sehingga dapat memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan
kepada masyarakat secara optimal.

“Secara garis besar Latpraops bertujuan mensinergikan seluruh personel yang terlibat dalam operasi kepolisian secara bersama-sama untuk mencapai tujuan operasi yang telah ditetapkan,” kata Kapolres Sumenep

AKBP Henri menambahkan, Operasi Ketupat Semeru 2024 akan dilakukan selama 13 hari terhitung mulai tanggal 4 April hingga 16 April 2024. Sejumlah 272 personel gabungan Polres dan Polsek jajaran akan dilibatkan dalam pengamanan.

Operasi Ketupat bertujuan untuk terjaminnya rasa aman masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idulfitri 1445 H, serta menurunnya angka kriminalitas.

Kelancaran arus mudik maupun arus balik juga menjadi salah satu prioritas dalam operasi, termasuk menekan pelanggaran dan fatalitas korban laka lantas.

“Tujuannya operasi diantaranya pemeliharaan keamanan yang dilaksanakan dengan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat merayakan libur lebaran dan hari raya Idulfitri dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.

AKBP Henri berharap, melalui pelaksanaan Latpraops yang telah dilakukan, seluruh kegiatan terkait dengan manajemen pengelolaan personel, peralatan dan sistem dapat terkelola dengan baik sehingga kegiatan berjalan lancar, aman dan terkendali.

“Melalui Latpraops, mari bersama kita tingkatkan profesionalisme dan sinergitas Polri dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H tahun 2024 guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,”tukasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sumenep mengatakan, selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2024 Polres Sumenep membangun 16 pos, mulai dari pos terpadu 2 pos, pos pelayanan 2 pos dan pos pengamanan 12 pos. Seluruh pos didirikan di tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian masyarakat selama masa libur lebaran dan Idulfitri.

Lokasi pos pengamanan yakni, pos wisata religi Asta tinggi, pos wisata kolam renang TSI, pos wisata tectona, pos wisata WPS, pos wisata bukit tawaf pagar batu, pos wisata E-Kasoghi, pos wisata mangrove, pos wisata pantai sembilan, pos wisata pantai slopeng, pos wisata pantai lombang, pos wisata goa Sukarno dan pos pam pertokoan Jl. Diponegoro

“Untuk Pos Pelayanan disiapkan di terminal Arya Wiraraja Desa Kolor Kecamatan Kota Sumenep dan Pos Pelayanan Pelabuhan Kalianget sementara untuk Pos Terpadu berada di 2 lokasi yakni Pos Terpadu Jl. Trunojoyo Kelurahan Bangselok dan Pos Terpadu Prenduan,” jelas AKP Widi.

Pos-pos tersebut difungsikan sebagai pusat informasi dan tempat istirahat bagi pemudik yang tengah melakukan perjalanan. Sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan dan serta kelengkapan lainnya seperti ambulans juga disiagakan untuk membantu kesiap siagaan dalam melayani masyarakat.

“Pos-pos yang didirikan nantinya akan diawaki oleh personel Polri dan dari instansi terkait, sebagai sarana tempat istirahat juga,” ucapnya.

Pihaknya juga meminta kepada masyarakat yang hendak melaksanakan mudik agar berangkat lebih awal untuk menghindari penumpukan kendaraan di jalan.

“Masyarakat diimbau untuk mudik lebih awal, hal ini akan mengurangi beban kepadatan lalu lintas. Serta tetap utamakan keselamatan dalam berkendara,” tutupnya. [hms/Ferry Arbania ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

------