Scroll untuk baca artikel
News

Viral Tentara Panen Jagung Jumbo Hingga 5 Ton di Sumenep

Avatar photo
64
×

Viral Tentara Panen Jagung Jumbo Hingga 5 Ton di Sumenep

Sebarkan artikel ini
Serka Syaiful Anam panen jagung bersama warga binaan di Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Madura, Selasa.

Seorang tentara yang diketahui bernama Serka Syaiful Imam yang bertugas sebagai anggota Babinsa Koramil 0827/05 Lenteng Kabupaten Sumenep tampak takjub penuh syukur karena hasil panen jagung jumbo bersama warga binaannya bisa panen hingga mencapai 5 ton.

Serka Syaiful Anam melakukan panen jagung miliknya bersama warga binaan di di Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep pada Selasa 26 Maret 2024.

Serka Syaiful terlihat bersama sumringah di tengah ribuan pohon jagung dengan kualitas yang sangat memuaskan, panen besar bersama petani binaannya.
“Hari ini kita panen 1 hektar Alhamdulillah capai 5 ton, dan besok pagi kami akan melanjutkan panen seluas 1 hektar lagi,” katanya.

Serka Syaiful menceritakan sukses panen jagung yang sukses tahun ini menggunakan bibit varietas Pertiwi 6, hasilnya berukuran jumbo dan produksinya bisa mencapai 5 ton per hektar.

Pelaksanaan panen saat ini, lanjut Serka Syaiful Imam sebanyak dua hektar yang dibagi menjadi beberapa hari panen.

Pihaknya juga menceritkan soal harga pipil jagung kering, yang saat ini di pasaran hampir menyentuh dilevel harga Rp.5000 tiap kilogramnya.

“Tadi saya hitung, hasil per-hektarnya bisa capai Rp 25 juta, sangat memuaskan,” imbuhnya penuh syukur.

Pihaknya berharap, sukses panen jagung yang dihasilkan Serka Syaiful dapat memotivasi para petani di Sumenep dan Babinsa Koramil di daerah lainnya.

“Semoga hasil panen kali ini bisa memotivasi Babinsa yang lain dan petani binaan di Kecamatan Lenteng. Ini menandakan, bahwasanya dengan pola tanam yang bagus akan menghasilkan panen yang memuaskan, sehingga bisa menambah penghasilan,” tutup Serka Syaiful Imam. [Ferry Arbania]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

------