Scroll untuk baca artikel
News

Tuban Diguncang Gempa susulan berkekuatan magnitudo 6,5, Tanah Madura Ikut Bergetar

Avatar photo
63
×

Tuban Diguncang Gempa susulan berkekuatan magnitudo 6,5, Tanah Madura Ikut Bergetar

Sebarkan artikel ini

Editor: Ferry Arbania

ilustrasi oleh Ferry Arbania /policeline.id

Sumenep- Gempa Susulan Berkekuatan 6,5 Di Laut Jawa, Guncangannya Hingga ke Sumenep
Kejadian dan Parameter Gempabumi:

Sejumlah warga di Kabupaten Sumenep dan wilayah lainnya di Pulau Madura, Jawa Timur pada Jumat 22 Maret 2024.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Policeline.id dari Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami melalui Kepala BMKG Sumenep, pada pukul 15.52.58 WIB di wilayah Laut Jawa diguncang gempa tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,5. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5,92° LS ; 112,35° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 114 Km arah Timur Laut Tuban, Jawa Timur pada kedalaman 12 km.

Jenis dan Mekanisme Gempa bumi:
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di Laut Jawa. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser ( strike-slip ).

Dampak Gempabumi:
Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di Pulau Bawean dengan intensitas V-VI MMI ( Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, barang-barang/pajangan terpelanting, terjadi kerusakan ringan ), daerah Blora, Madura, Gresik, Surabaya dan Kab. Banjar dengan skala intensitas III-IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ).

Berikutnya daerah Mojokerto, Banjar Baru, Sampit, Banjarmasi, Martapura, Balikpapan, Tanah Grogot, Malang, Lumajang, Madiun, Nganjuk, Pasuruan, Jepara, Rembang, Demak, Kudus, Semarang dengan skala intensitas II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ).

Daerah yang juga terdampak gempa tektonik berikutnya yaitu daerah Yogyakarta, Kulon Progo, Kebumen, Temanggung, Blitar dan Solo dengan skala intensitas II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ).

“Berdasarkan laporan dari masyarakat gempabumi ini menimbulkan kerusakan di Pulau Bawean. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,”demikian Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG dalam keterangan tertulisnya, Jum’at 22 Maret 2024.

Gempabumi Susulan:
Gempabumi ini merupakan bagian rangkaian gempabumi Laut Jawa M6,0 yang terjadi pada pukul 11:22:45 WIB. Hingga pukul 16.15 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 22 (dua puluh dua) aktivitas gempabumi .

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” tutupnya. [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

------