Scroll untuk baca artikel
News

Sampang Pulau Madura Banjir, Sepeda Motor Sampai Diangkut Truk

Avatar photo
661
×

Sampang Pulau Madura Banjir, Sepeda Motor Sampai Diangkut Truk

Sebarkan artikel ini
Sejumlah wilayah di Pulau Madura dilaporkan mengalami banjir pada Selasa (12/3/2024). Foto: AKP Rukimin vi WhatsApp SS

POLICELINE.ID- Sejumlah wilayah di Pulau Madura, Jawa Timur dilaporkan mengalami banjir pada Selasa (12/3/2024) hari ini. Termasuk di antaranya di wilayah Kabupaten Sampang.

AKP Rukimin Kasatlantas Polres Sampang menyebutkan, pada puasa pertama, hari ini arus lalu lintas dari Pamekasan ke Bangkalan tidak terlalu padat. Sehingga antrean kepadatan pascabanjir yang melewati jalan raya di Sampang tidak terlalu panjang, kurang lebih 2 kilometer. Namun banyak sepeda motor mogok, sehingga terpaksa diangkut truk.

“Namun anggota sudah dibagi tugas dari Timur maupun dari Barat untuk pengalihan arus mengingat di wilayah Madura Jalur Pantura yang sisi Utara, wilayah Bangkalan, Arosbaya, dan lain sebagainya, informasi juga banjir. Akhirnya masyarakat saya sarankan untuk kembali pulang saja,” ujar AKP Rukimin ketika on air di Radio Suara Surabaya, Selasa siang.

Dia menjelaskan, untuk banjir yang terjadi di Sampang, titiknya berada di dekat Bangkalan dengan ketinggian air mencapai antara 50-60 sentimeter.

Kawasan Sampang, Pulau Madura dilaporkan mengalami banjir pada Selasa (12/3/2024). Foto: AKP Rukimin via WhatsApp SS

Untuk kendaraan besar, seperti truk dan bus, truk, dan mobil pribadi, kecuali sedan atau mobil Brio, sudah diperbolehkan untuk lewat. Namun mengingat akan rawan sekali terjebak macet.

“Bagi sepeda motor kalau dituntun bisa, tapi kalau dinaiki sangat rawan sekali terjatuh sehingga kami upayakan untuk antar jemput menggunakan truk tronton, dengan muatan kurang lebih 15 motor. Jadi kayak perahu gitu, kesana-kesini,” jelasnya.

Hal ini menjadi agenda tahunan, katanya, apabila hujan lebat mengguyur Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, maka air pasti akan meluber ke jalan raya.

“Untuk situasi sampai saat ini masih terpantau terkendali. Kami berupaya untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Namun yang jelas, apabila pengendara memilih putar balik maka akan membutuhkan waktu yang lebih panjang dan belum tentu bisa sampai Surabaya karena wilayah Utara juga banjir,” tuturnya.

AKP Rukimin mengimbau agar pengendara yang berencana menuju wilayah di 4 kabupaten di Pulau Madura tersebut menunggu terlebih dahulu sampai debit air menyusut.

“Bagi pengendara dari wilayah Surabaya yang mau ke arah Sampang, Bangkalan, Sumenep, dan Pamekasan mohon ditunda dulu keberangkatannya, sambil nunggu informasi lebih lanjut dari kami,” tegasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

------