PAMEKASAN – Sebuah penemuan mayat dalam kondisi mengenaskan menggegerkan Kabupaten Pamekasan. Sesosok lelaki ditemukan tewas dalam kondisi hangus terbakar di sebuah tambang batu bata di Desa Lesong Daya, Kecamatan Batumarmar. Insiden sadis ini sontak memicu keresahan setelah videonya viral di media sosial pada Kamis malam (6/11/2025).
Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan telah mengonfirmasi kebenaran video tersebut dan segera membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini.
Penemuan Tragis di Lokasi Tambang Batu Bata
Kasihumas Polres Pamekasan, AKP Jupriadi, menjelaskan bahwa lokasi kejadian berada di area tambang batu bata yang sepi di Desa Lesong Daya. Tim gabungan dari Polres Pamekasan dan Polsek Batumarmar telah diterjunkan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara intensif.
“Sedang dalam penyelidikan mendalam. Tim dari Polres Pamekasan sedang olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari petunjuk penting,” ujar AKP Jupriadi kepada wartawan.
Korban ditemukan oleh warga setempat bernama Misnatun. Kondisi mayat yang hangus terbakar mengindikasikan adanya tindakan kekerasan serius sebelum atau sesudah kematian. Warga yang menemukan sempat mencoba memadamkan sisa api di tubuh korban menggunakan seember air.
Identitas dan Motif Pembunuhan Masih Gelap
Hingga saat ini, identitas korban belum terungkap. Kepala Desa Lesong Daya, Arief Budiatno, menduga bahwa korban bukan warga setempat, melainkan berasal dari luar daerah. Hal ini menambah kompleksitas dalam upaya identifikasi.
Polres Pamekasan masih enggan berspekulasi mengenai motif di balik pembunuhan keji ini. Prioritas utama penyelidikan adalah:
- Mengidentifikasi korban melalui metode forensik.
- Mengumpulkan bukti-bukti dari lokasi TKP untuk merekonstruksi kejadian.
- Menyelidiki motif pembakaran dan kematian korban.
“Sekali lagi, masih proses penyelidikan. Kami belum bisa mengungkap motifnya karena masih fokus di TKP dan mengidentifikasi korban,” tegas AKP Jupriyadi.
Kematian misterius dengan cara dibakar ini menuntut penanganan cepat dan tuntas dari pihak kepolisian untuk membongkar siapa dalang di balik aksi sadis ini dan meredakan kekhawatiran masyarakat Pamekasan.
[sjk/gim/dbs/fer]












