_____________________________
WWW.POLICELINE.ID
MADURA RAYA

Pria Asal Surabaya Ditemukan Tak Bernyawa dengan Tangan Terikat di Sampang Madura

Avatar photo
343
×

Pria Asal Surabaya Ditemukan Tak Bernyawa dengan Tangan Terikat di Sampang Madura

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

SAMPANG – Teka-teki penemuan pria bersimbah darah di Dusun Prekedan, Desa Samaran, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura, akhirnya terungkap. Korban yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan tersebut diidentifikasi berinisial RG (19), seorang pemuda asal Desa Morokrembangan, Surabaya.

Penemuan tragis ini menggegerkan warga setempat pada Minggu (2/11/2025) sore, sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah sempat dilarikan ke Puskesmas, nyawa korban tidak tertolong, menambah daftar kasus kriminalitas serius di Jawa Timur.

[Kata Kunci SEO: Pembunuhan Sadis Sampang, Penemuan Mayat Sampang, Pria Surabaya Meninggal di Madura, Polres Sampang, Kriminalitas Tambelangan, Berita Sampang Hari Ini]


 

Ditemukan Terikat dan Luka Parah

 

Korban RG ditemukan di jalan setapak area dusun dalam kondisi yang mengindikasikan adanya penganiayaan berat. Menurut laporan awal, korban ditemukan dengan ciri-ciri:

  • Tangan terikat ke belakang.
  • Mata tertutup kain.
  • Tubuh bersimbah darah dan tidak berdaya.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan bahwa laporan pertama berasal dari warga setempat. Meskipun sempat hidup saat ditemukan, upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil.

“Saat petugas tiba, RG masih dalam keadaan hidup dan segera dievakuasi ke Puskesmas Tambelangan. Namun pada pukul 16.03 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tenaga kesehatan,” terang AKP Eko.

 

Hasil Pemeriksaan Awal: Luka Serius di Seluruh Tubuh

 

Hasil pemeriksaan awal di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang menunjukkan bahwa korban mengalami luka serius pada beberapa bagian tubuh, membenarkan dugaan bahwa RG adalah korban penganiayaan atau penyiksaan:

  • Luka robek pada lengan kiri.
  • Luka pada perut samping kiri.
  • Luka pada wajah bagian kanan.
  • Luka pada tengkuk leher.
  • Luka pada punggung dan bahu.

Luka-luka ini menjadi bukti kuat bahwa motif kejahatan yang menimpa RG sangat serius, kemungkinan besar terkait kasus pidana seperti perampokan, penculikan yang gagal, atau masalah utang piutang.

 

Penyelidikan Difokuskan Ungkap Motif dan Pelaku

 

Dengan terungkapnya identitas korban sebagai warga Surabaya, penyelidikan Polres Sampang kini difokuskan pada pengungkapan motif dan pelaku pembunuhan sadis ini.

Kepolisian tengah berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya untuk mendapatkan informasi latar belakang korban.

“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi di lapangan dan mendalami penyebab korban dibuang di lokasi tersebut. Kami akan mencari tahu keterkaitan korban dengan lokasi di Sampang ini,” tegas AKP Eko Puji Waluyo.

Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas dan aktivitas korban RG dalam beberapa hari terakhir untuk segera melapor guna membantu percepatan proses pengungkapan kasus.

https://thesetool.com/dfm_F/z.dKGaNGvJZyGPUC/ke_mV9iuOZuUJlvkIPhT-Yv3IMGjCQNxkMmDUULtiN/j/cayYNRDmEGwNNjga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *