WWW.POLICELINE.ID
MADURA RAYA

Gerah Disebut Bungkam Soal “Ternak Cukai” dan Rokok Ilegal, Bupati Sumenep Angkat Suara!

Avatar photo
351
×

Gerah Disebut Bungkam Soal “Ternak Cukai” dan Rokok Ilegal, Bupati Sumenep Angkat Suara!

Sebarkan artikel ini

Bupati Fauzi menepis adanya tudingan miring yang menyeret namanya yang dihubung-hubungkan dengan pihak yang membekingi para “peternak” pita cukai maupun “para pemain” rokok ilegal di Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo/Istimewa.

Sumenep- Tak mau dituding “diam” alias bungkam soal merebaknya isu ‘Ternak Cuka” alias jual beli pita cukai dan rokok ilegal,akhirnya Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo ,SH, MH buka suara.

Bupati Fauzi menepis adanya tudingan miring yang menyeret namanya yang dihubung-hubungkan dengan pihak yang membekingi para “peternak” pita cukai maupun “para pemain” rokok ilegal di Kabupaten Sumenep.

Secara tegas, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep itu menampik keras dirinya ikut membekingi oknum pengusaha rokok yang diduga bermain ilegal, termsuk tudingan soal maraknya dugaan jual beli pita cukai rokok.

“Jangan sekali-kali mengatasnamakan saya untuk urusan bisnis, apalagi kalau itu melanggar hukum. Saya tidak pernah membela siapa pun!” tegas Bupati Fauzi melalui sambungan WhatsApp kepada wartawan pada Selasa 01 Juli 2025.

Dikutip dari Memoonline, kemarahan Bupati Fauzi tersebut dipicu oleh beredarnya informasi soal oknum pengusaha rokok ilegal dan oknum yang jual beli pita cukai yang diduga berlindung di balik nama-nama pejabat daerah, termasuk dirinya sebagai Kepala Daerah.

Menurutnya, tindakan seperti itu tidak hanya mencoreng nama baik pribadi, tapi juga merusak upaya pemerintah dalam menata industri hasil tembakau secara tertib dan legal.

“Kalau pengusaha bekerja dengan benar, silakan lanjut. Tapi kalau melanggar aturan, saya imbau untuk ditutup. Jangan harap ada perlindungan dari saya,” tegas suami Nia Kurnia ini menandaskan.

Bupati Fauzi juga mendukung penuh langkah aparat Bea Cukai yang mulai intens menertibkan peredaran rokok ilegal di wilayah Sumenep. Ia menyebut penegakan hukum sebagai bentuk keadilan bagi para pengusaha yang sudah patuh aturan.

Pihaknya juga mengajak semua pihak, termasuk masyarakat dan media, bersinergi memerangi rokok ilegal.

“Ini bukan cuma soal cukai, tapi soal keadilan. Jangan sampai yang tertib kalah oleh yang curang,” pungkasnya dengan tegas. . [mm/din/fer]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *