WWW.POLICELINE.ID
NewsPendidikan

Guru SMAN 1 Lenteng Lolos 10 Besar Inovasi Ejies Jatim 2025

Avatar photo
312
×

Guru SMAN 1 Lenteng Lolos 10 Besar Inovasi Ejies Jatim 2025

Sebarkan artikel ini

Editor: Ferry Arbania

Sumenep- Sebanyak Lima guru SMA Negeri 1 Lenteng berhasil lolos 10 besar tingkat Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan 250 besar tingkat Jawa Timur dalam ajang East Java Innovative Education Summit (Ejies) 2025, yakni Inovasi insan pendidikan.

Kegiatan tersebut diikuti mulai dari Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, Administrasi Sekolah dan Pendidik seluruh Jawa Timur.

Kelima guru SMA Negeri 1 Lenteng tersebut melakukan inovasi masing-masing sesuai bidang studi yang diampu dalam pembelajaran pada siswa mereka.

Lima guru yang lolos 10 (sepuluh) besar Ejies 2025 dari SMA Negeri 1 Lenteng Sumenep, yakni Imam Suhairi, M.Pd dengan judul Karya Inovasi: Paperless Learning dengan Memanfaatkan Platform Digital Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Lenteng.

Kemudian, Aviatus Solichah, S.Pd, dengan karya Inovasi: Dari Sampah Organik ke Panen Berkah (Pemberdayaan Siswa Lenteng dalam Budidaya Sayuran Organik dengan Sentuhan Eco-Enzym).

Dan Ariyanto, S.Pd, dengan karya inovasi: Sejarah dalam Genggaman Kata (Word Wall Sebagai Media Pembelajaran yang Fun dan Efektif).

Selanjutnya Afifurrahman, S.Pd.,Gr.,M.M dengan judul inovasi Simfoni Digital dalam Pembelajaran Informatika Fase F (Transformasi Pembelajaran Melalui Ekosistem Aplikasi Berbasis Web dan Chromebook).

Dan Anita Erlina, S.Pd, dengan judul karya inovasi Permainan Congklak Konfigurasi Elektron untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran Kimia.

Kepala SMA Negeri 1 Lenteng, Sucipto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan tenaga pendidik SMA Negeri 1 Lenteng yang termotivasi dan terpacu untuk berinovasi.

Karenanya, pihaknya terus menyemangati guru-guru untuk selalu berinovasi dan berkarya, serta ikut serta dalam berbagai even termasuk ajang Ejies ini.

“Saya selalu menanyakan dan memantau perkembangan step by step teman-teman guru dalam merancang dan menerapkan inovasi yang dilakukan. Hasilnya ada sepuluh guru yang ikut Ejies ini dan alhamdulillah lima guru lolos sepuluh besar tingkat Cabdin,” jelasnya.

Sementara, Imam Suhairi, M.Pd, salah seorang guru yang lolos Ejies, mengakui peran Kepala SMA Negeri 1 Lenteng yang hampir setiap hari selalu menanyakan perkembangan karya inovasi pada setiap guru.

“Beliau tidak hanya memotivasi, juga memberikan teladan dengan membuat karya inovasi lebih awal pada bidang manajemen sekolah, sehingga teman-teman guru merasa tertantang untuk berkarya,’’ terang Wakasek Kurikulum dan Sarpras ini.

Salah seorang guru yang lolos ajang Ejies, Aviatus Solichah, S.Pd kepada Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep menuturkan, bahwa ia tak menyangka bisa lolos, karena dalam menyusun karya inovasi sangat didesak oleh waktu di tengah kesibukan pekerjaan.

“Saya tak menyangka bisa lolos, karena kesibukan pekerjaan sekolah dan mungkin kami menyusun saat akhir-akhir deadline upload karya, dalam pikiran saya yang penting apa yang dituangkan dalam karya benar-benar diterapkan dalam pembelajaran,“ tegasnya.

Kelima guru yang lolos pada ajang Ejies tersebut bersama 250 karya terbaik lain se-Jawa Timur menerima piagam penghargaan dari Kadisdik Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan tersebut juga disaksikan oleh pejabat di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi se-Jawa Timur, di Gedung Riset Centre, ITS Surabaya. [ren/fer]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *